DSC04641 Artikel, Furniture

Finishing Ulang Furniture Kayu Pinus dan Furniture Rotan

Finishing Ulang Furniture Kayu Pinus dan Furniture Rotan – Setiap furnitur terbuat dari bahan yang berbeda dan punya perawatan yang berbeda pula. Furnitur yang terbuat dari teakwood (kayu jati) bisa dibilang lebih low maintanance (minim perawatan) karena karakteristik kayu jati yang semakin tua akan semakin kuat dan kayu jati termasuk dalam golongan kayu keras. Tapi bagaimana ceritanya kalau furnitur yang terbuat dari pine wood (kayu pinus)? Seperti yang kita tau kalau kayu pinus tergolong dalam kategori kayu lunak. Dengan karakterstik tersebut, kayu pinus rentan terkena jamur seperti blue stain dan perlu perawatan khusus agar furnitur kayu pinus awet dan terlihat seperti baru lagi.

Jalan pintas untuk punya furnitur yang tetap terlihat fresh ya beli lagi daripada harus repot-repot memoles ulang, hmm benar juga. Tapi keuntungan ketika kita memoles ulang furnitur adalah kita bisa menghemat biaya karena biaya untuk memoles ulang tidak semahal biaya beli furnitur lagi. Meskipun bahan kayu pinus yang tergolong kayu lunak dan butuh perawatan khusus, proses perawatannya tidak sulit seperti yang dibayangkan karena bahan-bahannya mudah didapat di sekitar kita dan banyak yang menjual secara komersil. Yang perlu kamu lakukan adalah memperhatikan beberapa tips dibawah ini, pastikan kamu pantengin terus ya, supaya tidak ada informasi yang tertinggal.

Cara pertama dalam memoles ulang furnitur adalah menghilangkan lapisan cat yang lama. Sekalipun cat finishing yang dipakai adalah cat transparan, tetap perlu dikelupas agar cat finishing yang baru bisa menempel dengan sempurna. Pengelupasan cat juga bertujuan untuk menghilangkan debu yang menempel, karena permukaan furnitur yang penuh debu juga berpengaruh ke cat yang akan dipoles ulang. Untuk hasil terbaik kamu bisa memakai paint remover,amplas dan brass wool. Karena lagi-lagi kayu pinus adalah kayu lunak, maka pilihlah amplas yang halus supaya lapisan dari kayu pinus tidak terlalu terkelupas secara berlebihan dan mengurangi ketebalan kayu. Setelah memakai paint remover, kamu perlu mengoleskan mineral spirits untuk menghilangkan bekas paint remover yang tersisa di permukaan furnitur. Pengelupasan dari lapisan cat lama juga bertujuan untuk meratakan permukaan furnitur jika terdapat cekungan dan goresan, jadi ketika di cat ulang permukaanya jadi lebih halus dan makin terlihat cantik seperti baru.

Hal ini berlaku juga untuk furnitur berbahan rotan. Pengamplasan adalah proses yang penting untuk membuat lapisan cat di furnitur menjadi maksimal ketika dipoles ulang. Pada kedua bahan furnitur ini, akan lebih bagus lagi jika proses pengecatan dengan cara penyemprotan karena jika dengan kuas, serabut halus di kuas akan membuat garis-garis di permukaan furnitur. Furnitur yang dipoles dengan penyemprotan menimbulkan kilap yang lebih bagus.

Untuk pemilihan catnya sendiri disesuaikan dengan selera dari pemilih furnitur. Sekarang ini kebanyakan furnitur lebih menonjolkan motif dari kayu, jadi kebanyakan dari dari furnitur memakai cat finishing transparan. Salah satu cat transparan yang direkomendasikan untuk furnitur bahan pinus dan rotan adalah NC Lacquer. NC Lacquer dipilih karena bisa menonjolkan corak alami kayu dan memberikan kilap yang bagus. Selain itu NC Lacquer awet menempel di permukaan furnitur. Furnitur yang dipoles dengan NC Lacquer bisa dengan mudah dibersihkan  karena finishing ini menutup pori-pori kayu, jadi kotoran tidak akan merembes dan menimbulkan stain (noda)

Pengeringan adalah proses yang dianggap sepele, tapi proses ini perlu trik khusus lho, terutama untuk bahan rotan. Pada dasarnya rotan adalah hasill hutan non kayu. Pada bahan mentah, rotan menyimpan banyak kadar air di batangnya, maka dari itu perlu proses pengeringan yang lama bahkan bisa lebih dari 10 hari ketika akan mengolah rotan supaya tidak lembab dan mudah berjamur.

Proses pengeringan pasca pengecatan ulang juga perlu diperhatikan. Meskipun tujuan dari pengeringan adalah untuk menghilangkan kadar air, tapi pengeringan pada refurnish furnitur harus dihindarkan dari pancaran sinar dan panas matahari secara langsung. Alasannya adalah panas matahari langsung dapat menyebabkan penggelembungan udara akibat pemuaian material kayu. Menjemur furnitur cukup di ruangan indoor yang punya cukup ventilasi agar furnitur bisa kering dengan sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *