fbpx
Memaknai kemerdekaan

Memaknai Kemerdekaan dengan Hal-Hal Sederhana di Rumah

Memaknai kemerdekaan dapat berawal dari hal-hal sederhana yang biasa kita temukan di lingkungan terdekat, yakni rumah.

Untuk memaknai arti kemerdekaan, kita kerap disuguhi oleh jargon-jargon heroisme, baik yang bertebaran di media massa umum ataupun media sosial. Hal ini biasanya dilatarbelakangi oleh keinginan agar spirit yang dulu dilakukan oleh para pahlawan menular kepada generasi saat ini. Itu sah-sah saja.

Namun, agar lebih relate dengan kehidupan sehari-hari, sebenarnya kita bisa memaknai kemerdekaan dari hal-hal sederhana, yang nyata (tangible) dan dekat dengan lingkungan sendiri, yakni rumah. Apalagi di masa pandemi seperti ini, memaknai kemerdekaan dengan melakukan gerakan di rumah saja cukup relevan.

Memaknai Kemerdekaan di Rumah

Secara harfiah, kemerdekaan adalah kebebasan yang didapatkan, sehingga bisa menentukan keinginan (nasib) sendiri. Apakah dalam konteks hidup di rumah, pengertian kemerdekaan ini relevan? Yups, ini sangat relevan dan pas untuk dijadikan momentum dalam memaknai kemerdekaan di rumah.

Dari rumah, kita bisa memaknai kemerdekaan dengan cara-cara sederhana: mengurangi konsumsi plastik, decluttering secara reguler, mempraktekkan organized living, mendekorasi rumah sesuai keinginan, dan banyak hal lainnya. Dengan cara-cara sederhana ini kita bisa melepaskan diri dari berbagai keadaan yang membuat tertekan/tidak bahagia, sehingga hidup bisa lebih produktif dan enjoy.

Dalam buku Organize Your Mind, Organize Your Life (2011) ada banyak permasalahan yang kerap dihadapi oleh keluarga karena masalah kekurangrapihan (disorganization) di rumah. Ketika di rumah kerap disorganized, ini bisa berdampak pada pada kesehatan, kebahagiaan, produktivitas dan keharmonisan. Memaknai kemerdekaan bisa kita terapkan dari hal-hal yang biasa kita hadapi ini. Mengapa? Implikasi dari disorganized living ini ternyata cukup serius bagi kehidupan kita.

Hasil survei perilaku disorganized di rumah ditemukan:

  • 43% orang mengidentifikasi dirinya sebagai disorganized, dan 21% mengaku melewati batas deadline pekerjaan penting.
  • Dalam seminggu, setidaknya orang mengalami keterlambatan masuk kerja sebanyak dua kali, dan 50% penyebab keterlambatan adalah disorganization.
  • 63% orang merasa kurang mampu mengelola waktu dan disiplin dalam bekerja. Implikasinya, ini berdampak pada kesehatan mereka.
  • 58% orang Amerika merasa hidupnya menjadi lebih stres dalam lima tahun terakhir. Dan stres ini berdampak pada kehidupan personal ataupun profesional mereka.
  • 1 dari 3 orang pekerja dewasa merasa kesulitan untuk mengelola antara pekerjaan dan keluarga. Dan ini menjadi sumber stres.
  • 90% merasa bahwa clutter telah membawa dampak negatif pada kehidupan: produktivitas menurun, berkurangnya motivasi, negative mindset dan berkurangnya kebahagiaan.

Berkaca pada permasalahan disorganization yang kita temukan sehari-hari, kita bisa memaknai kemerdekaan ini dengan cara merdeka dari permasalahan-permasalahan tersebut. Bagaimana caranya?

Berikut ini kami tampilkan beberapa inspirasi yang dilakukan oleh #TemanUwitan.

#1 Mengantungkan Tas Anak Pada Folding Hook Brown

Seringkali anak suka menyimpan tas di tempat yang dia suka. Kadang, ini mengganggu kerapihan. Implikasinya, kita bisa stres karena melihat keadaan yang tidak diinginkan. Untuk itu, perlu suatu organizer yang bisa menggantungkan tas secara rapi seperti Folding Hook Brown Uwitan.

#2 Menyimpan Koleksi Buku dengan Rak Miguna 2 Tingkat

Membaca buku sembari lesehan adalah suatu kenikmatan tersendiri. Tetapi, kadang koleksi buku jadi berantakan sehingga mood untuk kerja pun berkurang. Agar tetap rapi, kamu bisa menggunakan rak buku kecil seperti Rak Miguna 2 Tingkat untuk menyimpannya.

#3 Merapikan Koleksi Alat Makan/Minum dengan Single Hook Natural White

Memiliki koleksi banyak alat makan/minum yang bisa dibawa hangout adalah suatu keasyikan. Namun, untuk menghindari kekurangrapihan di area dapur, alat makan/minumnya bisa disimpan dengan rapi di rak dinding seperti Single Hook Natural White.

#4 Selimut Disimpan di Ladder Hanger  L

Selimut atau perlengkapan sholat adalah dua hal yang sering ada di kamar. Agar mereka tidak disimpan berantakan karena habis pemakaian, kamu bisa menyimpannya dalam tangga penyimpanan seperti Ladder Hanger L Uwitan ini.

View this post on Instagram

#flowerwall

A post shared by Q&V’s home (@littleflowerhome) on

#5 Menyimpan Koleksi Memorable Things dengan Brianna Drawer 23 Rotan

Barang kenangan adalah harta perjalanan dalam hidup yang punya arti penting. Ia menyimpan banyak cerita berkesan yang seringkali ingin kita ingat kembali. Agar barang-barang ini bisa disimpan dengan baik, kita bisa menggunakan lemari kabinet seperti Brianna Drawer 23 Rotan ini.

#6 Mengelola Koleksi Outfit dengan Simple Hanger

Salah satu cara agar mengurangi tingkat stres, kita bisa lakukan decluttering koleksi outfit secara reguler. Disamping itu, kita pun bisa menyimpannya secara rapi dan mudah dipilih ketika hendak dipakai dengan rak pakaian terbuka seperti Simple Hanger Natural.

Dengan melihat inspirasi dari #TemanUwitan di atas, kita bisa mencontoh bagaimana memaknai kemerdekaan dapat dilakukan dengan cara sederhana dan ruang lingkup mikro. Dengan memaknai kemerdekaan yang diwujudkan dalam bentuk rumah yang lebih nyaman untuk dihuni, maka kita pun secara tidak langsung berupaya agar memiliki kebebasan dan kebahagiaan bersama keluarga. Produk-produk Uwitan pun dapat membantu untuk mewujudkan kebebasan yang Anda miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *